Utama
Perintis
169kaki Buddha Dordenma
Pensponsoran
Kontak
Sepintas Bhutan
Pengajaran
MCT
169FT BUDDHA DORDENMA & PROYEK LAINNYA
____________
Inggris Mandarin Indonesia
Tahun 2004 - Sketsa gambar Buddha Dordenma oleh seniman Bhutan
December 2004 - 18” model tanah liat Buddha Dordenma oleh pemahat Bhutan yang dibawa ke Nanjing sebagai prototipe.
Maret 2005 - model setinggi 12meter dibangun oleh pekerja Nanjing.
 
20 November 2006 - tempat duduk teratai oleh pembuat rupang Nanjing December 2007 - Buddha badan, Nanjing
Januari 2008 - Nanjing

Pengangkutan Buddha Dordenma ke Bhutan

Tahap pertama pengangkutan satuan pembentuk Buddha yang dimuat dalam kontainer 25x40 kaki dan kontainer 1x20 kaki telah dikirim dari Nanjing ke pelabuhan Kalkutta pada tanggal 25 Juli 2008. Setibanya di Kalkutta, mereka diangkut melalui truk menuju Phuntsholing, kemudian dipindahkan dan diantar melalui truk berikutnya menuju kawasan Buddha Dordenma, Thimphu.

Truk pertama tiba di kawasan pada tanggal 2 September 2008
.

 
His Eminence memberi penghormatan kepada Buddha Dordenma.
His Eminence mempersembahkan Katha putih kepada Buddha Dordenma.
His Eminence meletakkan katha putih pada Buddha Dordenma.
Mata Buddha Dordenma diangkat dari truk.
Mata Buddha Dordenma menyentuh tanah kerajaan Bhutan yang telah ditakdirkan.
Rupang Buddha Shakyamuni setinggi 169kaki ini beralaskan vajra. Dordenma artinya 'Buddha Bertakhtakan Vajra', menyimbolkan kekuatan tiada bandingan. Dibangun di Changri Künsel Phodrang, Thimphu, Bhutan pada bukit berkelandaian 100 meter di atas Sungai Wangchu serta berpemandangan ibu kota Thimphu, Rupang ini akan memancarkan energi positif ke segala penjuru dan seluruh dunia, memenuhi ramalan dalam melimpahkan berkah, kedamaian universal dan kebahagiaan bagi seisi dunia.

Selesainya pembangunan di akhir tahun 2008, Rupang akan menjadi pusat ziarah Buddhis dunia serta titik temu utama umat untuk berkumpul, melatih diri, bermeditasi dan mengadakan pengasingan diri (ritrit). Yang ingin mendukung proyek ini, silakan menuju Pensponsoran untuk rincinya.


Lokasi Buddha Dordenma - November 2006

Bertempat di Changri Kunsel Phodrang, Thimphu, Bhutan, pada kelandaian bukit setinggi 100 meter di atas Sungai Wangchu berpemandangan ibu kota Thimphu.

November 2006 – lahan diratakan untuk pembangunan Buddha Dordenma
Agustus 2006 - Pembangunan jalan menuju kawasan Buddha Dordenma.
Agustus 2006 - Perencanaan kawasan oleh arsitek - menunjukkan perlunya perataan lahan.
31 Oktober 2006 - Gambar kawasan oleh arsitek


Lokasi Buddha Dordenma - December 2007


Lokasi Buddha Dordenma - Maret 2008
Kawasan Buddha Dordenma - Juli 2008
   
   

Konstruksi delapan Bodhisattva, tinggi masing-masing 18 kaki (termasuk takhta). Kedelapan rupang ini akan diletakkan di dalam lantai pertama takhta Buddha besar.


(Banyak orang bertanya kenapa membangun Rupang Buddha sebesar ini? Kenapa tidak berikan uang tersebut kepada yang miskin dan yang membutuhkan? Jawabannya diberikan sewaktu diwawancarai oleh seorang reporter Hong Kong.)

His Eminence Menjawab :

Kegiatan ini telah diramalkan sebelumnya di dalam terma Guru Padmasambhava, harta karun suci yang disimpan Guru sendiri yang ditakdirkan akan ditemukan dan diumumkan di masa mendatang oleh para terton demi kepentingan para generasi mendatang.   Ketika waktu tepat telah tiba, para terton (reinkarnasi & makhluk suci) akan muncul dan menjalankan kegiatan ini. Terma ini pernah ditemukan oleh Sangye Lingpa dan Guru Chowang lebih dari 800 tahun lalu, oleh Pema Lingpa lebih dari 500 tahun lalu & oleh Drugdra Dorje   lebih dari 200 tahun lalu. Bangunan Buddha mengandung lima jenis relik, mantra & bahan berharga lainnya.   Sebanyak 100,000 unit & 25,000 unit Buddha masing-masing setinggi 8" & 12" akan ditempatkan di dalam Buddha yang juga akan mengandung relik, mantra serta bahan berharga lainnya.

Setelah peresmian, berkah dari para Buddha tak terhingga akan melebur menjadi satu sehingga berkah itu sendiri juga tak terhingga.   Bencana-bencana dari keempat elemen, penyakit-penyakit aneh yang mengakibatkan sakit dan penderitaan akan pelan-pelan sirna, memulihkan perdamaian dan kebahagiaan di seluruh dunia. Untuk generasi mendatang, Buddha Dordenma akan menunjukkan jalan kesucian. Para pengunjung akan menerima berkah dan harapan-harapannya akan terpenuhi. Bahkan yang hanya mengetahui dan berbahagia akan keberadaan proyek ini saja juga telah menerima berkah.

Tanpa kebajikan dari persembahan besar, kemurahan hati dan welas asih, manusia menjadi miskin. Tindakan apapun senantiasa diikuti dengan akibat. Ketika kebajikan telah habis, tindakan memberi sama sekali tidak menyelesaikan masalah kemiskinan. Dengan membangun Rupang-rupang Buddha orang tak terhingga bisa berdoa dan mengadakan persembahan untuk ribuan tahun mendatang, sehingga menerima berkah, menghapus negativitas dan memupuk kebajikan. Kehidupan sekarang akan bahagia, kehidupan berikutnya akan lebih baik di tingkat lebih tinggi sehingga lambat laun setiap orang bisa tercerahkan. Kesejahteraan generasi mendtang sepenuhnya bergantung pada kebajikan dan kewelasasihan para sponsor, pembangun Buddha dan siapa saja yang turut berperan dalam kegiatan ini. Proyek ini mendatangkan manfaat bagi sendiri juga semua makhluk.

20-26 Agustus 2006 – Upacara Pemberkahan Kawasan Pembangunan

Upacara pemberkahan ini diselenggarakan di kawasan pembangunan Buddha Dordenma dipimpin oleh His Holiness bersamaan dengan 1,000 biksu/ni dari 5 biara, didukung oleh ribuan para yogi/ni serta umat awam yang menetap di tenda selama upacara tersebut.

Tamu khusus termasuk RatuTsering Yangdon - ibu dari pangeran utama, menteri dalam negeri Jigme Trinley, ketua pembicara parlemen Ugin Dorje, bekas menteri perdagangan Mr Letho, duta besar India, Paul von Chrismar dari Buro Architects, Australia, arsitek Proyek Buddha Dordenma, kelima Eminences, wakil Eminences, dan banyak lagi dari pemerintahan dan kebiaraan .

Selama seminggu ini, sebanyak 100juta kali Om Mani Padme Hum dilafalkan, transmisi dan empowerment juga diberikan, terutama transmisi 22 makhluk suci. Kawasan pembangunan dibuka pada hari terakhir upacara 26 Agustus 2006 .

23 Agt 2006 – His Holiness memberikan transmisi & empowerment sebelum upacara dimulai.
  20 Agt 2006 - Waktu istirahat
25 Agt 2006 – Pemberian berkah & transmisi - dipimpin oleh His Eminence
 
23 Agt 2006 – Pelafalan doa
26 Agt 2006 – Ratu (Tsering Yangdon) dan pamannya, Sangye Wangchuk meresmikan kawasan pembangunan.
 
26 Agt 2006– Dari kanan - bekas menteri perdagangan Mr Letho, pembicara parlemen Ugin Dorje, duta besar India, menteri dalam negeri Jigme Trinley dan His Eminence
26 Agt 2006– Tarian Dharma
 
26 Agt 2006– Tarian Dharma
 
Pencetakan Sutra Kembali
 
Untuk mencetak kembali sutra Kangyur, sejumlah mesin cetak lengkap dikirim melalui kapal ke Bhutan pada November 2003.   Pada April 2004, Pres Pencetakan Biara dilantik oleh His Holiness. Kangyur adalah koleksi sutra Sanskrit klasik yang bermula dari Buddha Shakyamuni lebih dari 25 abad lalu yang terdiri dari ajaran Hinayana, Mahayana & Vajrayana.   Dengan mencetak kembali sutra Kagyur ini, para biara dan vihara di Bhutan dapat melafalkannya di setiap awal tahun, sehingga mendatangkan berkah, penyembuhan, kebahagiaan & perdamaian dunia.   Yang ingin mensponsori proyek, silakan menuju Pensponsoran.
Kiri : His Holiness melantik pres pencetakan dratshang
 
Vihara Chenrezig Berlengan 1000
 

Berlokasikan di Potala Lhakang, Tshanghka Trashiling, provinsi Trongsar, Pusat Bhutan, posisi vihara ditunjukkan oleh Longchenpa, seorang guru Dzogchen. Chenrezig (Kuanyin) posisi berdiri setinggi 31kaki ini akan selesai dalam penyepuhan emas di Maret 2007.

 

Kanan Chenrezig

- Kepala sembilan, berlengan-20, wujud murka Guru Padmasambhava, 13kaki, berdiri (atas)

- Shabdrung Ngawang Namgyel (Perintis Dharma Bhutan) 5kaki, duduk (gambar tidak di sini)

 

Tengah

31kaki, Chenrezig berlengan seribu, berdiri

 

Kiri Chenrezig

- Vajrakilaya (Phurba) - 13kaki, berdiri (atas)

- Longchenpa (Dzogchen master) – 5kaki, duduk (gambar tidak disertakan)

Universitas Buddhis mendatang di Dodina
 
 
Cheri Goemba (kiri) dan Tango Goemba (kanan)   Gunung Tempat Pelatihan
Sekitar setengah jam mengendarakan mobil dari kota Thimphu ke Dodina terdapat dua institusi Buddhis yang berlokasikan di lereng gunung: Cheri Goemba dan Tango Goemba. Sekitar 100 hingga 200 bhikkhu menetap di sini, belajar dan berlatih. Kedua tempat ini hanya bisa dicapai dengan jalan kaki, sekitar dua jam untuk berjalan naik.
Di puncak gunung di atas kedua institusi ini adalah sebuah tempat pelatihan jangka panjang bagi para bhikkhu.
Di bawah gunung adalah Dodina, sebidang tanah kosong. Tempat ini akan menjadi tempat bangunan universitas Buddhis di masa mendatang.
 
Dodina - diperuntukkan sebagai universitas Buddhis mendatang
______________________________________________________________________
Kembali Lanjut